Dalam Rakerda bulan lalu, Syaharie Jaang telah menyampaikan kepada para peserta Rakerda bahwa sebagai partai Gurem, Pelopor harus tahu diri bahwa untuk meraih perolehan kursi di legislatif, pada saat ini sebaiknya para caleg melakukan karya nyata di lapangan. Janji-janji manis sudah tak diminati lagi sebagai materi kampanye.
Bukti nyata pada pilkada Kaltim, masyarakat Kaltim lebih banyak menjadi Golput, sehingga bila Golput ini diikutkan sebagai keputusan politik, maka pemenanngnya adalah Golput.
Oleh sebab itu, Pelopor tidak harus mencalonkan banyak kadernya di pemilu legislatif mendatang hanya sekedar untuk memenuhi kuota. Pelopor harus berkiprah nyata, oleh sebab itu, caleg-caleg dari Pelopor harus berkarya nyata untuk membangun daerahnya masing-masing.
Kader Pelopor tidak boleh melakukan politik uang atau sejenisnya, tetapi bagaimana mencari amanah dari rakyat. Biarlah partai lain melakukan tindakan yang bukan fair play dan membodohi rakyat. Kita harus maju dengan satu tujuan yaitu " Membangun Kaltim yang Bersih dan bermanfaat buat masyarakat Kaltim pada Khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Saya sebagai salah satu Wakil Ketua di DPD Partai Pelopor sangat menyetujui opini pak ketua ini. Saya sangat berharap sekali pak Syaharie bisa maju pada Pilkada mendatang untuk membuat Samarinda jadi lebih maju dari saat ini. Beliau adalah tokoh pemuda yang tidak disangsikan lagi pandangan Politiknya tentang pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia. Dan , beliau sangat paham sekali tentang bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai perjuagan para pendiri Bangsa.
Saya dalam Pemilu mendatang, akan mencoba mengaplikasikan konsep beliau tentang bagaimana menjual ide-ide partai yang bernafaskan " PELOPOR FOR CHANGE "
Semoga niatan ini memperoleh respon yang positif dari Masyarakat Kaltim di Pemilu mendatang.
Merdeka
By Sanjaya ,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar